IKATAN BIDAN INDONESIA

JAWA BARAT

KANKER SERVIKS

Kanker serviks adalah penyakit yang sangat berbahaya dan menyebabkan kematian. Di dunia, setiap dua menit, seorang perempuan meninggal dunia akibat kanker serviks, sedangkan di Indonesia, kanker serviks adalah kanker kedua penyebab kematian setelah kanker payudara.

Beberapa faktor resiko diantaranya, menikah atau hubungan seksual pada usia muda, sering melahirkan, dan berganti-ganti pasangan seksual ikut mendukung perkembangan HPV 16 dan 18 yang menyebabkan kanker serviks.

Berbagai upaya pencegahan, hingga saat ini belum optimal dilakukan. Kurangnya pengetahuan tentang kanker serviks adalah salah satu penyebab lemahnya komitmen untuk menggalang upaya tersebut.

Salah satu upaya pencegahan yang dapat dilakukan adalah melakukan vaksinasi. Namun tantangan dalam menggalakkan upaya preventif ini masih sangat besar, diantaranya adalah dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk melakukan vaksinasi sedini mungkin

Peningkatan kesadaran masyarakat tersebut, perlu diinisiasi dengan upaya promosi atau edukasi yang harus dilakukan dengan cara dan personal yang tepat, dan Bidan adalah tenaga kesehatan yang memiliki kemampuan dan kesempatan untuk melakukan hal tersebut

Ikatan Bidan Indonesia (IBI) yang saat ini beranggotakan lebih dari 80,000 Bidan, saat ini merencanakan untuk mengembangkan Program ‘Bidan sebagai Ujung Tombak Upaya Preventif Kanker Serviks’.

Sebagai uji coba, IBI akan membentuk kelompok Satuan Tugas (Satgas) di Kota Bogor, Kota Depok, Kota Bekasi, dan Kota Tangerang. Satgas tersebut akan melaksanakan promosi dan edukasi pencegahan kanker serviks kepada para bidan di daerahnya dan kliennya. Kegiatan uji coba ini akan dilaksanakan selama kurun waktu bulan September 2009 – Januari 2009

Pembentukan Satuan Tugas (SATGAS) Kanker Serviks merupakan kerjasama Ikatan Bidan Indonesia dengan GSK yang dilaksanakan pada tahun 2009. Tujuan dari kegiatan ini adalah menyiapkan tenaga bidan untuk melakukan deteksi dini kanker serviks metoda IVA dan edukasi untuk vaksinasi. Dari kegiatan ini diharapkan dapat meningkatan pengetahuan dan keterampilan Bidan dalam melaksanakan deteksi dini kanker serviks dengan metoda IVA, memberikan edukasi vaksinasi, dan melakukan pemantauan dan evaluasi pasca pelatihan. Daerah yang dijadikan sasaran kegiatan ini adalah Kota Bekasi, Kota Depok, Kota Bogor, Kota Tangerang Propinsi Jawa Barat.

Hasil kegiatan ini adalah terbentuknya Satuan Tugas yang terdiri atas tenaga bidan yang mampu melakukan deteksi dini kanker serviks dengan metode IVA di daerah-daerah sasaran. Sampai dengan akhir program ini, telah terbentuk SATGAS sebagai berikut :

Kota Bekasi
8 orang SATGAS
Kota Depok
24 orang SATGAS
Kota Bogor
10 orang SATGAS
Kota Tangerang
24 orang SATGAS
Copyright IBI Jabar 2017